Minggu, 17 Juni 2012

SILASE KULIT BUAH KAKAO UNTUK PAKAN TERNAK


Limbah kulit buah kakao merupakan bahan pakan ternak kambing potensial karena tersedia sepanjang tahun, mudah di peroleh, dan mengandung nutrisi tinggi.
Buah kakao yg dipanen 70-80% adalah kulit dan plesenta yang merupakan limbah, selebihnya adalah biji. Pada areal satu hektar pertanaman kakao produktif dapat menghasilkan limbah kulit buah segar kurang lebih 5 ton/ha/tahun, setara dengan 812 kg tepung limbah. Kecamatan padangcermin mempunyai luas tanam 3.037 ha kakao produktif  dan 25% terletak di Desa Gunungrejo, akan mampu menghasilkan 2.466 ton silase/tahun.
CARA PEMBUATAN SILASE KAKAO
1. Bahan
Untuk membuat silase seberat 100 kg diperlukan bahan-bahan sebagai berikut:
- Kulit kakao       : 73 kg
- Dedak padi      : 15 kg
- Dedak Kopi     : 10 kg
- Tetes Tebu      : 1 kg
- Urea                : 1 kg
- Air                    : 10 Liter
2. Cara Pembuatan
a. Kulit kakao dicacak halus 1-2 cm lalu dikering anginkan agar getahnya hilang.
b. Urea dan tetes tebu dimasukkan dalam air dan diaduk sampai rata.
c. Kulit kakao yang sudah dicacak dicampur dengan dedak padi dan dedak kopi, aduk sampai rata.
d. Urea dan tetes tebu yang sudah diaduk (bagian b), dimasukkan kedalam adukan kulit kakao, dedak padi dan dedak kopi, lalu aduk kembali sampai rata.
e. Setelah selesai pengadukan dilanjutkan dengan fermentasi selama 3 minggu.
f. setelah 2- 3 minggu pakan sipa dikonsumsi ternak.

Pemberian Pada Ternak Sapi / Kambing :
Pemberian silase kulit buah kakao dapat diberikan sebagai pakan tambahan sampai 30% dari kebutuhan ternak.


Selamat Mencoba....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar